Kumpulan Berita
Pesawat tempur dan tank militer Israel kembali menggempur kawasan timur dan utara Kota Gaza sejak Sabtu (24/8) hingga Minggu malam (25/8). Serangan tersebut menghancurkan rumah warga dan sejumlah bangunan, memicu kepanikan serta membuat banyak keluarga berusaha melarikan diri.
Setidaknya 63 warga Palestina tewas dalam serangan terbaru pasukan Israel di Kota Gaza, menurut sumber medis yang dikutip Al Jazeera, saat tentara Israel semakin memperluas operasi darat mereka di wilayah yang padat penduduk ini.
IPC memperingatkan bahwa kelaparan bisa meluas dalam sebulan ke depan.
Satuan Tugas (Satgas) Garuda Merah Putih-II memperpanjang masa operasi penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza hingga 28 Agustus 2025, dari jadwal semula yang berakhir pada 24 Agustus 2025.
Israel telah memanggil puluhan ribu pasukan cadangan untuk dikerahkan dalam operasi ini.
Frederiksen mengatakan bahwa tindakan Israel di Gaza sudah keterlaluan.
Khawatir serangan darat Israel, ribuan warga Palestina meninggalkan wilayah timur Kota Gaza. Mereka menuju barat dan selatan di tengah bombardir Israel.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Satgas TNI Garuda Merah Putih-II melaksanakan misi kemanusiaan di langit Gaza pada Minggu 17 Agustus 2025. Operasi kemanusiaan ini dilakukan untuk menerjunkan bantuan bagi rakyat Palestina.