Kumpulan Berita
Bamsoet menjamin wacana amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 tidak akan menjadi bola liar.
Ujang menilai MPR perlu melakukan kajian mendalam termasuk mendengar aspirasi masyarakat.
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas berpendapat, Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) sangat penting.
Pengamat politik Dr Ujang Komarudin menilai percuma GBHN dihidupkan lagi jika elite politik masih suka korupsi.
Partai Golkar menolak GBHN dihidupkan kembali karena akan membuat presiden hanya menjalankan GBHN yang sudah ditetapkan MPR.
GBHN dinilai sangat penting untuk mengawal perjalanan bangsa siapa pun presidennya.
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan masih mengkaji urgensi GBHN.
JK mengatakan, jika nantinya GBHN dihidupkan kembali, presiden tidak memiliki program karena hanya melaksanakan program dalam GBHN.