Kumpulan Berita
Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, bahwa pusat gempa berada di darat, dengan kedalaman 5 Km.
Korban tewas akibat gempa kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Senin 6 Juli 2026 waktu setempat, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 3.535 orang, sementara 16.740 orang mengalami luka-luka dan 17.854 warga kehilangan tempat tinggal.
Analisis BMKG menyebut gempa ini merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku.
Kisah haru datang dari Venezuela setelah seorang bayi berusia 18 hari berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup usai terjebak selama sekitar 32 jam di bawah reruntuhan bangunan akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang negara tersebut.
Hartanto memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
Korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Presiden sementara Venezuela, Rodriguez, menyatakan sedikitnya 32 orang meninggal dunia dan sekitar 700 lainnya mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
Gempa bumi kuat yang mengguncang Venezuela memicu kepanikan di berbagai wilayah, terutama di ibu kota Caracas. Pemerintah setempat langsung mengambil langkah darurat dengan menghentikan sementara layanan kereta api dan metro serta menangguhkan kegiatan belajar mengajar hingga akhir pekan.
Wijayanto menegaskan bahwa gempa M6,7 kali ini akibat aktivitas sesar Sausu bukan segmen Palu-Koro seperti gempa di tahun 2018 lalu.