Kumpulan Berita
Tsunami yang menerjang Pangandaran pada Senin 17 Juli 2006, menjadi pengingat bahwa ancaman megathrust adalah nyata. Tsunami Pangandaran 20 tahun lalu ini dipicu gempa megathrust bertipe tsunami earthquake di zona subduksi selatan Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan kabar yang beredar di media sosial mengenai prediksi gempa megathrust yang akan mengguncang seluruh Indonesia pada 2026 adalah hoaks.
Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan gempa berkekuatan M8,7 di Kamchatka, Rusia, disebabkan kontak antar-lempeng Pasifik dan Eurasia yang berada di dasar laut.
Sekitar 50 ribu jiwa yang tersebar di 33 desa pesisir di Kepulauan Mentawai, saat ini masih tinggal di zona rawan bencana gempa dan tsunami akibat potensi gempa megathrust di segmen Siberut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Papua tidak gampang percaya hoaks soal gempa megathrust.