Kumpulan Berita
Dari jumlah tersebut, terdapat 20 gempa yang dirasakan.
BMK menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Rahmat menerangkan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan instansi terkait untuk segera turun ke lokasi terdampak gempa bermagnitudo 7,6 yang berpotensi tsunami di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menyatakan wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut) memiliki potensi gempa bumi dan tsunami yang cukup tinggi.
Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kejadian yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, khususnya di Kota Bitung, Kota Ternate, serta Pulau Batang Dua. Sejak pagi hari, Kepala Negara telah menerima laporan awal dan langsung menginstruksikan langkah tanggap darurat untuk melindungi masyarakat terdampak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, sebanyak 93 gempa susulan terjadi setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara mencatat puluhan rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Selain itu, sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan juga dilaporkan terdampak.