Kumpulan Berita
Gempa bumi kuat yang mengguncang Venezuela memicu kepanikan di berbagai wilayah, terutama di ibu kota Caracas. Pemerintah setempat langsung mengambil langkah darurat dengan menghentikan sementara layanan kereta api dan metro serta menangguhkan kegiatan belajar mengajar hingga akhir pekan.
Pemerintah Venezuela mengerahkan seluruh sumber daya untuk menangani dampak gempa bumi yang mengguncang negara tersebut. Pelaksana tugas Presiden Venezuela, Rodriguez, menyerukan kepada para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan untuk segera melapor ke rumah sakit serta unit gawat darurat guna membantu penanganan korban.
Aktivitas tektonik bumi meningkat tajam dalam kurun waktu kurang dari 12 jam. Sejak Rabu 24 Juni 2026 sore hingga Kamis (25/6/2026) pagi waktu Indonesia barat (WIB), tiga wilayah di belahan dunia berbeda??"California Utara, Venezuela, dan Jepang??"berurutan diguncang gempa bermagnitudo kuat.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengikuti dengan seksama perkembangan situasi pascagempa bumi berkekuatan M7,1 yang mengguncang wilayah pesisir utara Venezuela pada Rabu, 24 Juni 2026 waktu setempat.
Gempa dahsyat mengguncang Venezuela berturut-turut, sejak Rabu 24 Juni 2026 waktu setempat. Gempa itu meratakan bangunan-bangunan di ibu kota, Caracas dan memicu kekhawatiran akan banyaknya korban jiwa.
Gempa susulan masih terjadi hingga Minggu, 21 Juni.
Gempa ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 612 gempa susulan mengguncang Sulawesi Tengah (Sulteng) pascagempa besar M6,7 yang terjadi pada Selasa 16 Juni 2026.