Kumpulan Berita
Kondisi ini tidak terlepas dari posisi Indonesia yang berada di kawasan Pacific Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik.
Gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Gempa bumi magnitudo 5,3 mengguncang wilayah timur laut Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (21/9/2026) pagi. Gempa terjadi pada pukul 08.41.37 WIB dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Sarmi, Papua, pada Sabtu (19/9/2026) pukul 11.18.39 WIB. Berdasarkan hasil pemutakhiran analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo M4,9 dengan kedalaman 27 kilometer.
Gempa bumi magnitudo (M) 5,1 mengguncang wilayah 118 kilometer barat laut Jailolo, Maluku Utara, Kamis (17/9/2026).
identifikasi struktur sumber gempa pemicu aktivitas seismik ini membutuhkan kajian lebih mendalam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan, pentingnya penguatan mitigasi bencana berbasis sains, teknologi, dan data dalam menghadapi tingginya risiko kebencanaan di Indonesia. Pembelajaran dari Gempa Flores berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sistem peringatan dini, kesiapsiagaan masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh terhadap bencana.
Sejauh ini belum ada laporan mengena kerusakan akibat gempa.