Kumpulan Berita
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat tsunami terjadi di 9 wilayah Indonesia pascagempa M7,7 di Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026). Ketinggian tsunami mulai dari 0,09 hingga 0,75 meter.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, gempa bumi ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina.
Sementara, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7,7.
BMKG menyebut, dari 22 wilayah pesisir Indonesia itu, sebanyak 12 wilayah dalam status siaga dan 10 lainnya waspada tsunami.
BMKG mengatakan, informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga belum dipastikan dampak akibat gempa tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya aktivitas gempa bumi dengan magnitudo 5,3 di timur laut Maluku Barat Daya. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Wijayanto juga memastikan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Sementara itu, pusat gempa berada di 81 km Tenggara Bone Bolango Gorontalo pada koordinat 0.18 Lintang Selatan ??" 123.30 Bujur Timur.