Kumpulan Berita
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
BMKG menegaskan bahwa rentetan gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir tidak memiliki kaitan satu sama lain.
BMKG menyebut, pusat lokasi gempa terjadi di 32 km tenggara Morowali. Pusat gempa berada di darat.
Gempa bumi magnitudo 4,9 (dimutakhirkan menjadi M4,7) yang mengguncang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu 20 Agustus 2025 berdampak cukup signifikan ke wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa berkekuatan magnitudo (M) 3,7 mengguncang Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku. Gempa itu tercatat pada Jumat (22/8/2025) pukul 02.31 WIB.
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diguncang sebanyak 15 kali gempa susulan sejak tadi malam, Rabu 20 Agustus hingga Kamis 21 Agustus 2025 malam.
Sebanyak 9 kali gempa mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan sekitarnya sejak tadi malam, Rabu (20/8/2025), hingga pagi ini, Kamis (21/8/2025).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan gempa yang mengguncang wilayah Bekasi dan sekitarnya pada Rabu 20 Agustus 2025 malam bersumber dari Segmen Citarum, bukan Segmen Baribis. Gempa kekuatan awal dilaporkan M4,9, kemudian diperbarui menjadi M4,7.