Kumpulan Berita
Gencatan senjata ini diumumkan secara tak terduga setelah empat hari konflik.
Gencatan senjata sepihak ini akan berlangsung selama 30 jam.
Ini diharapkan akan membuka jalan ke arah gencatan senjata penuh antara Rusia dan Ukraina.
Hamas menyebut langkah Israel sebagai pemerasan murahan dan kejahatan kemanusiaan.
Hamas mendesak agar pembicaraan tahap kedua segera dimulai.
Momen mengharukan pun terjadi saat dua orang saudara kembar kembali bertemu setelah sekian lama.
Gencatan senjata tahap pertama ini akan berlangsung selama enam minggu.
Genjata senjata di Gaza itu diumumkan pemerintah Qatar dan Amerika Serikat pada Rabu (15/1/2025). Genjatan senjata itu akan diikuti dengan pembebasan sandera oleh Israel-Hamas.