Kumpulan Berita
Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Gaza, Palestina. Mereka terbagi dalam lima kapal dari total 54 kapal yang berlayar.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras penangkapan ratusan aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla oleh tentara Israel, termasuk dua jurnalis Indonesia yang turut dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.
Terdapat warga negara Indonesia dalam armada GSF yang dicegat Israel.
Kemlu menilai serangan Israel terhadap kapal bantuan itu tidak sah. Kemlu juga menyatakan Israel telah melanggar hukum internasional.
Greta mengatakan bahwa dia dan 478 aktivis Global Sumud Flotilla lainnya "diculik dan disiksa" oleh militer Israel.
Klaim viral menyebut aktivis Greta Thunberg disiksa pasukan Israel, termasuk dipaksa mencium bendera Israel. Kabar ini beredar setelah penangkapan Thunberg dalam armada bantuan Gaza. Cek faktanya di sini!
Renaz Ebrahimi, seorang jurnalis Finlandia yang ditahan oleh pasukan Israel saat mencegat kapal bantuan Gaza Flotilla, dilaporkan telah memulai mogok makan.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, menyatakan dukungan penuh dan menyampaikan doa keselamatan bagi seluruh peserta misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk warga Indonesia yang terlibat di dalamnya.