Kumpulan Berita
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Rabu (10/6/2026) pagi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat letusan terjadi pada pukul 08.56 WIT dengan kolom abu vulkanik mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak gunung.
Gunung Dukono di Maluku Utara mengalami erupsi pada Selasa (19/5/2026) pukul 17.21 WIT. Gunung tersebut menyemburkan kolom abu setinggi kurang lebih 1.800 meter di atas puncak, sebagaimana disampaikan situs resmi Magma Indonesia milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Gunung Dukono kembali mengalami erupsi pagi ini, Selasa (19/5/2026) pukul 07.25 WIT. PVMBG mencatat tinggi kolom abu teramati mencapai ±3.000 meter di atas puncak atau sekitar ±4.087 meter di atas permukaan laut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, melaporkan aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara, masih tinggi dan berada pada status Level II (Waspada).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu. Saat laporan dibuat, Gunung Dukono dilaporkan masih meletus.
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Rabu (13/5/2026) pukul 11.57 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu letusan mencapai ±2.000 meter di atas puncak atau sekitar 3.087 meter di atas permukaan laut.
Sementara itu, kolom abu teramati hingga berwarna hitam kebal ke arah utara. Erupsi pun terus berlangsung.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menyatakan, kedua korban ini ditemukan di satu lokasi yang sama sekira pukul 13.00 WIT.