Kumpulan Berita
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin,
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Rabu (10/6/2026) pagi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat letusan terjadi pada pukul 08.56 WIT dengan kolom abu vulkanik mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak gunung.
Gunung Dukono di Maluku Utara mengalami erupsi pada Selasa (19/5/2026) pukul 17.21 WIT. Gunung tersebut menyemburkan kolom abu setinggi kurang lebih 1.800 meter di atas puncak, sebagaimana disampaikan situs resmi Magma Indonesia milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Pengunjung/wisatawan diminta tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, melaporkan aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara, masih tinggi dan berada pada status Level II (Waspada).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu. Saat laporan dibuat, Gunung Dukono dilaporkan masih meletus.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu vulkanik teramati ± 1.500 meter di atas puncak (± 2.587 m di atas permukaan laut).
Sementara itu, kolom abu teramati hingga berwarna hitam kebal ke arah utara. Erupsi pun terus berlangsung.