Kumpulan Berita
Masyarakat disekitar gunung diminta waspada akan potensi banjir lahar hujan.
Gunung Lewotobi Laki-laki, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi tiga kali sejak Sabtu (25/7/2026) dini hari. Adapun erupsi pertama tercatat sekira pukul 00.52 WITA.
Warga juga diminta tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
Gunung Lewotobi Laki-Laki, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi pada Senin 20 Juli 2026 pukul 07.03 WITA. PVMBG mencatat Gunung Lewotobi Laki-Laki meluncurkan kolom abu vulkanik setinggi ±1.600 meter di atas puncak (±3.184 meter di atas permukaan laut).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Flores Timur menyambangi Hunian Sementara (Huntara) yang berlokasi di Desa Konga, Kecamatan Titehena, pada Jumat 17 Juli 2026.
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur meletus pada Sabtu (18/7/2026) pukul 09.38 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu teramati sekitar ±1.000 meter di atas puncak atau ±2.584 meter di atas permukaan laut.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Disebutkan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut.