Kumpulan Berita
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) terus memonitor penyebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi dan Gunung Lewotolok
Terdiri dari 17 keberangkatan dan 15 kedatangan atau pendaratan yang dibatalkan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Dengan kenaikan status tersebut, maka radius bahaya Gunung Lewotobi Laki-Laki diperluas.
Gunung Lewotobi Laki-Laki, Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Senin 17 Juni 2025 pukul 23.00 WITA. Tinggi kolom abu akibat erupsi teramati sekitar 5.000 meter di atas puncak.
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan.
Erupsi terjadi terus-menerus disertai suara gemuruh terdengar kuat dari Pos PGA Lewotobi laki-laki dan statusnya sudah berubah menjadi level IV atau awas.
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami beberapa kali erupsi pada Minggu, (18/5/2025) pukul 11.29 hingga 13.47 WITA. Kolom abu vulkanik setinggi 3.000 hingga 5.500 meter di atas puncak gunung.
Erupsi disertai dentuman keras. Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level III (Siaga)