Kumpulan Berita
Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik berupa guguran awan panas pada Rabu (8/7/2026). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, guguran awan panas terjadi sekira pukul 11.46 WIB.
Viral video di media sosial yang memperlihatkan letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Lampung, disertai semburan api merah besar pada malam hari. Video berdurasi sekitar 10 detik itu juga memperlihatkan pemandangan dari atas kapal.
Gunung Semeru di Jawa Timur erupsi meluncurkan kolom abu vulkanik setinggi 1,4 kilometer atau 1.400 meter pada Sabtu (4/7/2026) pukul 06.08 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas guguran (APG).
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (23/6/2026) pagi. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, erupsi terjadi pada pukul 05.30 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 4.876 meter di atas permukaan laut.
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah memuntahkan awan panas guguran (APG) pada Selasa (23/6/2026) pagi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas guguran terjadi pada pukul 06.04 WIB.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Selasa (9/6/2026) pagi. Berdasarkan laporan pengamatan Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), awan panas guguran terjadi pada pukul 08.59 WIB dengan jarak luncur sekitar 2.000 meter ke arah barat daya atau hulu Kali Sat/Putih.
Gunung Lewotobi Laki-Laki, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi pada Jumat (5/6/2026) pukul 11.15 WITA. PVMBG melaporkan tinggi kolom abu vulkanik teramati ± 2.500 meter di atas puncak (± 4.084 m di atas permukaan laut).
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah terpantau meluncurkan awan panas guguran (APG) pada Senin (1/6/2026) siang. Namun, jarak luncur awan panas tersebut tidak dapat diamati karena puncak gunung tertutup kabut.