Kumpulan Berita
Masyarakat juga diminta agar mewaspadai potensi awan panas, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan
Warga telah diminta untuk tidak beraktivitas pada radius 500 meter dari Besuk Kobokan.
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada Minggu (8/3/2026).
PVMBG mencatat tinggi kolom abu erupsi teramati sekitar 2.000 m di atas puncak Gunung Semeru.
Gunung Semeru meluncurkan awan panas guguran (APG) sejauh 5.000 meter pada Rabu (14/1/2026). Gunung yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tersebut saat ini berstatus Level III atau Siaga.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi sebanyak delapan kali sejak dini hari pada Jumat (9/1/2026). Erupsi terjadi pada pukul 00.11 WIB, 00.20 WIB, 00.28 WIB, 00.45 WIB, 00.58 WIB, 05.31 WIB, 05.41 WIB, dan 06.49 WIB. Tercatat, letusan terbesar menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 meter.
Banjir lahar hujan Gunung Semeru kembali menerjang sejumlah jalur aliran lahar di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu 21 Desember 2025 sore. Dalam peristiwa tersebut, seorang penambang pasir sempat terjebak di tengah derasnya aliran sungai.