Kumpulan Berita
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla menyampaikan duka cita yang mendalam terkait wafatnya pemimpin Hamas Ismail Haniyeh yang tewas terbunuh di Teheran, Iran.
Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) M. Din Syamsuddin berduka atas tewasnya pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh di Teheran, Iran.
Tidak sedikit pemimpin Palestina tewas oleh serangan Israel. Sebagian merupakan petinggi Hamas yang dikenal sangat keras telah mengalami berbagai konflik dengan Israel selama bertahun-tahun.
Tewasnya petinggi kelompok Hamas Ismail Haniyeh akan melahirkan perang terbuka antara Negara Israel dengan Iran.
Fajri menyebut bahwa kedua serangan yang menyebabkan kematian dua orang tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional.
Kelompok Hamas diprediksi akan melakukan pembalasan secara gencar dan keras dalam waktu dekat menyusul kematian Ismail Haniyeh.
Diangkat ke jabatan tertinggi Hamas pada tahun 2017, Haniyeh berpindah-pindah antara Turki dan ibu kota Qatar, Doha.
Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) turut berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu pemimpin Hamas paling senior, Ismail Haniyeh di Iran.