Kumpulan Berita
Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir menyusul rilis notulensi rapat Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru.
Pasar aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah Bitcoin (BTC) mengalami koreksi tajam ke kisaran level USD74.000.
Harga Bitcoin (BTC) kembali melemah dan turun ke bawah level psikologis USD90.000 pada perdagangan Rabu (21/1/2026).
Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan signifikan pasca pengumuman interest rate Amerika Serikat.
Harga Bitcoin diprediksi akan turun. Dalam beberapa pekan terakhir, pasar kripto mengalami perubahan harga Bitcoin.
10 miliarder kripto kehilangan kekayaan sebesar USD26,9 miliar atau setara Rp384 triliun (kurs Rp14.300 per USD) sejak 10 November
Bitcoin sering dianggap sebagai sebuah instrumen investasi potensial dalam memaksimalkan keuntungan
Bitcoin ramai diperbincangkan masyarakat karena menjadi salah satu instrumen investasi