Kumpulan Berita
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan harga cabai rawit merah yang sebelumnya berfluktuasi kini mulai menunjukkan tren penurunan. Perbaikan cuaca dan meningkatnya aktivitas panen di sejumlah sentra produksi menjadi faktor utama melandainya harga komoditas tersebut.
Kementerian Pertanian (Kementan) kembali mengguyur sebanyak 1,7 ton cabai rawit merah ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) pada Minggu (22/2/2026).
Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan menjaga ketersediaan stok cabai di pasaran selama Ramadan 2026. Memastikan stok cabai selalu ada ini guna mengimbangi tingkat permintaan yang diprediksikan melonjak dari konsumen.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan aneka cabai dalam kondisi aman menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal ini menyusul produksi cabai di Provinsi Jawa Barat yang tercatat melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat.
Mayoritas komoditas pangan terpantau mengalami kenaikan harga sepekan menjelang momen Ramadhan. Kenaikan harga berlaku mulai dari cabai, daging, gula, telur hingga minyak goreng.
Harga pangan nasional sepekan menjelang momen Ramadhan terpantau mengalami pergerakan. Sebagian besar komoditas mengalami penurunan, namun ada juga yang mengalami lonjakan harga.
Harga jagung turun 6,88 persen menjadi Rp6.506 per kg. Cabai merah keriting turun 4,06 persen menjadi Rp60.489 per kg
Terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,74 pada September 2025 menjadi 109,04 pada Oktober 2025.