Kumpulan Berita
Asops Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf Ahmad Daud Harahap mengatakan, TNI berkomitmen penuh dalam mendukung misi kemanusiaan tersebut.
<!--pagebreak--> Selanjutnya, seluruh korban diserahterimakan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Barat untuk proses identifikasi lebih lanjut.
TNI Angkatan Darat melalui Kodam XII/Tanjungpura mengerahkan 209 personel untuk mendukung operasi pencarian dan evakuasi helikopter Airbus H130 bernomor registrasi PK-CFX yang dilaporkan hilang kontak dan jatuh di kawasan hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis 16 April 2026.
Menurutnya, dukungan transportasi udara juga disiapkan melalui pergeseran Helikopter Super Puma dari Lanud Supadio Pontianak menuju Lapangan Yonif 642 Sanggau.
Kabag Ops Polres Sekadau, AKP Sugianto, menyatakan semua penumpang di helikopter tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyampaikan perkembangan terbaru terkait helikopter PK-CFX yang hilang kontak di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Helikopter tersebut dilaporkan hilang kontak pada pukul 08.39 waktu setempat atau sekitar lima menit setelah lepas landas.
Kedua insiden tersebut hanya berselang sekira satu jam satu sama lainnya.
Kabasarnas Marsekal Madya TNI, Mohammad Syafii mengatakan helikopter yang hilang memiliki registrasi PK-IWS. Helikopter itu milik PT. Intan Angkasa.