Kumpulan Berita
Huntara modular bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, rampung pada awal Ramadan.
Hunian Sementara (Huntara) Simpang Ulim di Kabupaten Aceh Timur diresmikan. Penyediaan hunian sementara ini merupakan respons atas bencana banjir yang menyebabkan masyarakat kehilangan tempat tinggal dan berada dalam kondisi rentan.
Pemerintah saat ini tengah menyusun dan merevisi Rencana Tata Ruang (RTR) di Pulau Sumatera. Khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dengan target tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda saat memasuki bulan suci Ramadhan.
Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalankan respons pemulihan pascabencana banjir besar di Aceh melalui pendekatan kebencanaan terpadu dan berlapis.
Jumlah tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, maupun yang hilang atau hanyut.
Data Kemendagri menyebut 25 desa di Aceh dan Sumut hilang akibat banjir.
Pemerintah fokus menggeser penanganan dari fase darurat menuju pemulihan, terutama percepatan penyediaan tempat tinggal sementara yang aman dan layak