Kumpulan Berita
Pemerintah menyiapkan dua skema hunian sementara (huntara), untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang tetap terpenuhi. Dua skema tersebut meliputi huntara terpusat dan huntara in-situ yang dibangun di lokasi rumah warga terdampak.
Pembangunan huntara terdiri atas 7 blok bangunan modular dengan kapasitas masing-masing blok 12 kepala keluarga (KK) di Gampong Bundar, Aceh Tamiang
Pemerintah fokus menggeser penanganan dari fase darurat menuju pemulihan, terutama percepatan penyediaan tempat tinggal sementara yang aman dan layak
Prabowo menghampiri dan menyalami warga serta memeluk anak-anak yang telah menunggu keberangkatannya sejak pagi.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis memastikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh segera berdiri.
Pembangunan hunian sementara (huntara) tahap I di Kabupaten Agam terus dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi korban banjir bandang.
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, pemerintah menargetkan sebanyak 500 unit rumah bagi korban bencana di Sumatera selesai dibangun dalam waktu satu minggu.
Pemerintah mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban banjir di tiga provinsi di Sumatera. Bahkan, petugas bekerja hingga 18 jam per hari.