Kumpulan Berita
Sebanyak 600 unit Huntara resmi diserahkan oleh Danantara Indonesia kepada warga terdampak bencana di Aceh Tamiang.
Pemerintah menyiapkan dua skema hunian sementara (huntara), untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang tetap terpenuhi. Dua skema tersebut meliputi huntara terpusat dan huntara in-situ yang dibangun di lokasi rumah warga terdampak.
Pembangunan huntara terdiri atas 7 blok bangunan modular dengan kapasitas masing-masing blok 12 kepala keluarga (KK) di Gampong Bundar, Aceh Tamiang
Percepatan pembangunan yang dilaksanakan nonstop selama enam hari penuh dengan mengerahkan seluruh pekerja
Prabowo menghampiri dan menyalami warga serta memeluk anak-anak yang telah menunggu keberangkatannya sejak pagi.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis memastikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh segera berdiri.
TNI Angkatan Darat melalui jajaran Kodam XX/Tanjungpura (TIB), Kepolisian dari Satuan Brimob Nusantara, serta Korpolairud Baharkam Polri dikerahkan untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara), bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar).
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, pemerintah menargetkan sebanyak 500 unit rumah bagi korban bencana di Sumatera selesai dibangun dalam waktu satu minggu.