Kumpulan Berita
Deif menjadi pemimpin Hamas lainnya yang berpangkat tertinggi yang dibunuh oleh Israel selama perang di Gaza.
Pengumuman pembunuhan Deif muncul setelah pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran pada Rabu (31/7/2024).
Hagari juga memperingatkan bahwa jika pemerintah tidak menemukan alternatif, maka Hamas akan tetap berada di Jalur Gaza.
Adapun pengunduran diri mereka berkaitan dengan konflik yang terjadi di Gaza.
IDF dilaporkan menembaki warga sipil yang berkerumun mengambil makanan di dekat konvoi bantuan.
Militer Israel mengatakan pasukannya menembaki beberapa orang yang mereka anggap sebagai ancaman.
Kementerian Kesehatan Otoritas Palestina menuduh Israel melakukan pembantaian baru di dalam RS.
Khalid al-Ahmad, paramedis pertama yang tiba pada pagi itu, yakin bahwa orang-orang tersebut tidak melakukan kesalahan apa pun.