Kumpulan Berita
Airlangga pun menegaskan bahwa fundamental Indonesia secara ekonomi tetap kokoh. Koordinasi antara fiskal dan moneter pun tetap berjalan dengan baik.
IHSG menutup perdagangan Kamis dengan pelemahan yang lebih terkendali, turun 1,06% ke level 8.232.
Indeks saham anjlok, bahkan sempat menyentuh trading halt tak lama setelah pembukaan dan ditutup tertekan sebesar 1,06% ke 8.232.
Trading Halt kembali diberlakukan. IHSG kembali anjlok 8% ke level 7.654 pada perdagangan pagi ini, Kamis (29/1/2026) akibat sentimen negatif MSCI.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 3,52 persen ke level 8.027,83 pada perdagangan hari ini, Kamis (29/1/2026).
IHSG ditutup melemah 659,67 poin atau 7,35 persen ke level 8.320,56 setelah sempat mengalami trading halt karena anjlok 8 persen.
Koreksi tajam IHSG dinilai menjadi momentum bagi otoritas pasar Indonesia untuk memperkuat sejumlah aspek yang masih perlu dibenahi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) diminta segera berkoordinasi dengan pengelola indeks global MSCI