Kumpulan Berita
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,34 persen ke level 8.676 hari ini, Jumat (2/1/2026).
Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merumuskan penyesuaian aturan porsi saham publik atau free float.
IHSG tidak hanya bangkit dari fase pemulihan, tetapi juga melesat hingga memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah (All-Time High) sebanyak 24 kali.
Pasar modal Indonesia menorehkan tinta emas sepanjang tahun 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat berhasil memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah atau All-Time High (ATH) sebanyak 24 kali. Rekor penutupan tertinggi terakhir dicapai pada awal Desember lalu.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,19 persen ke level 8.627 pada hari ini, Selasa (30/12/2025).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan sebelumnya pada hari ini, Selasa (30/12/2025).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,09 persen ke level 8.545 pada hari ini, Senin (29/12/2025).
BEI mencatat 10 saham dengan penurunan terbesar pada perdagangan pekan pendek ini 22-24 Desember 2025.