Kumpulan Berita
Pasar modal Indonesia diprediksi masih akan menghadapi tekanan pada pekan perdagangan yang singkat ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak variatif (mixed) dengan kecenderungan melemah, melanjutkan tren koreksi tajam sebesar 6,61 persen yang terjadi pada pekan sebelumnya.
BEI mencatat sejumlah emiten mengalami penguatan di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan 20??"24 April 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi hingga 3,38 persen ke level 7.129 pada penutupan perdagangan sesi kedua Jumat (24/4/2026).
IHSG ditutup melemah 2,16 persen ke level 7.378, disertai tingginya tekanan jual.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 163 poin atau 2,16 persen ke level 7.378,61 pada sesi terakhir perdagangan hari ini.
IHSG melanjutkan penguatan 0,22 persen ke 7.558, dengan 321 saham di zona hijau, 198 melemah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 17,77 poin atau 0,24 persen ke level 7.541pada sesi terakhir perdagangan Rabu (22/4/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 31,04 poin atau 0,41 persen ke level 7.528,34 pada perdagangan hari ini, Rabu (22/4/2026).