Kumpulan Berita

IHSG.


Market Update
21 January 2026

IHSG Dibuka Melemah ke Level 9.094 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dbuka melemah 0,44 persen ke level 9.094 pada perdagangan pagi ini, Rabu (21/1/2026). Untuk diketahui, pada sesi penutupan hari sebelumnya IHSG juga melemah 0,01% ke level 9.134.

Market Update
20 January 2026

IHSG Menguat Tipis ke 9.134 di Akhir Perdagangan

Aktivitas transaksi tercatat cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 62,8 miliar saham dan nilai transaksi Rp25,57 triliun.

Market Update
20 January 2026

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke Level 9.156

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,24 persen ke level 9.156,19 atau menyentuh level All Time High di awal sesi pada hari ini, Selasa (20/1/2026). Semenit berjalan, indeks sempat menyentuh level tertingginya lagi yakni 9.169.

Market Update
19 January 2026

IHSG Melesat ke Level 9.117 di Akhir Perdagangan

Aktivitas transaksi tercatat cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 75,37 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp34,31 triliun

Market Update
19 January 2026

IHSG Hari Ini Dibuka Naik ke Level 9.098

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,26 persen ke level 9.098 pada hari ini, Senin (19/1/2026). Semenit berjalan, indeks sempat menyentuh level tertingginya yakni 9.109.

Market Update
19 January 2026

IHSG Berpotensi Konsolidasi pada Level 9.000 Pekan Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan memasuki fase konsolidasi pada pekan ini, 19??"23 Januari 2026. Setelah mencatatkan performa impresif dengan menguat 1,55 persen ke level 9.075 pada penutupan Kamis pekan lalu, pergerakan indeks kini dibayangi oleh penantian pasar terhadap keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate).

Market Update
16 January 2026

Daftar Saham Penghuni Top Losers, dari BBSS hingga RAJA

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat saham dengan penurunan pada perdagangan pekan ini, 12-15 Januari 2026.

Market Update
16 January 2026

10 Saham Paling Cuan Pekan Ini, SOHO Melesat 100 Persen

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat saham-saham penghuni top gainers pada periode perdagangan 12-15 Januari 2026.