Kumpulan Berita
Target kenaikan indeks hingga empat kali lipat tersebut berpotensi tercapai.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki potensi besar untuk melesat hingga ke level 28.000 pada periode 2029-2030, seiring dengan ekspansi ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,65 persen ke level 7.175 pada penutupan perdagangan sesi pertama Senin (27/4/2026).
Pasar modal Indonesia diprediksi masih akan menghadapi tekanan pada pekan perdagangan yang singkat ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak variatif (mixed) dengan kecenderungan melemah, melanjutkan tren koreksi tajam sebesar 6,61 persen yang terjadi pada pekan sebelumnya.
BEI mencatat sejumlah emiten mengalami penguatan di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan 20??"24 April 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi hingga 3,38 persen ke level 7.129 pada penutupan perdagangan sesi kedua Jumat (24/4/2026).
IHSG ditutup melemah 2,16 persen ke level 7.378, disertai tingginya tekanan jual.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 163 poin atau 2,16 persen ke level 7.378,61 pada sesi terakhir perdagangan hari ini.