Kumpulan Berita
Pemerintah menetapkan impor BBM satu pintu melalui Pertamina hingga akhir 2025. SPBU swasta seperti Shell, Vivo, dan BP wajib membeli BBM dari Pertamina. Kebijakan ini menimbulkan berbagai fakta dan dampak yang perlu diperhatikan.
Menteri ESDM Bahlil memastikan Shell, BP, Vivo tidak impor BBM hingga 2025. Mereka harus beli dari Pertamina yang punya stok cukup. Ini hasil kesepakatan agar SPBU swasta tetap bisa jual BBM.
Kebijakan impor BBM satu pintu melalui Pertamina dikritik karena berpotensi merugikan SPBU asing dan iklim investasi. Pengamat ekonomi khawatir monopoli Pertamina akan menyebabkan SPBU asing tutup dan PHK massal.
SPBU swasta sepakat membeli base fuel (bahan bakar murni) dari Pertamina melalui skema impor baru. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin pasokan akan tiba dalam 7 hari, tanpa mengganggu stok BBM Pertamina. Surveyor akan dilibatkan untuk menjaga kualitas.
Presiden Prabowo Subianto instruksikan Pertamina jaga harga BBM stabil meski SPBU swasta beli dari mereka. Pertamina jamin keterbukaan bisnis, tak cari untung, dan jaga kualitas BBM.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa kebijakan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia tidak dilakukan melalui satu pintu.
Dirut PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa tidak ada monopoli impor Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Pertamina.
Pemerintah mengkaji kebijakan impor BBM satu pintu melalui Pertamina. Kebijakan ini menuai polemik terkait ketersediaan stok BBM di SPBU swasta. KSP melakukan kajian agar kebijakan ini tepat sasaran dan meminimalisir dampak negatif.