Kumpulan Berita
Purbaya Yudhi Sadewa membebaskan tarif bea masuk menjadi 0 persen untuk impor liquefied petroleum gas (LPG) selama kurun waktu 6 bulan ke depan.
Pertamina memperkuat ketahanan energi nasional melalui kedatangan armada Pertamina Gas 1 yang membawa sekitar 45,9 ribu metrik ton LPG dari AS.
Pemerintah membebaskan tarif bea masuk nol persen bagi impor LPG dan bahan baku plastik.
Masyarakat di daerah pedesaan dengan daya listrik rendah tetap dapat menggunakan kompor tersebut.
Bahlil Lahadalia mengatakan, Indonesia mampu untuk tidak melakukan impor LPG jika CNG sudah bisa digunakan masyarakat.
Kebijakan strategis tersebut akan berlaku efektif selama enam bulan ke depan guna menjaga stabilitas harga produk kemasan di tingkat konsumen
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan mengenai hemat penggunaan LPG.
Mengurangi ketergantungan impor LPG sekaligus menekan beban subsidi energi negara.