Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto memamerkan capaian dalam kepemimpinannya selama kurang lebih 21 bulan, salah satunya swasembada energi.
B50 juga menjadi bukti sektor perkebunan kelapa sawit berperan besar dalam mendukung swasembada energi nasional.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa mulai hari ini, Indonesia mulai menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Hal ini seiring implementasi BBM baru dengan peluncuran mandatori biodiesel B50.
SPBU swasta mulai membeli solar melalui PT Pertamina (Persero). Hal ini menyusul telah beroperasinya RDMP Balikpapan yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Januari 2026.
Indonesia memiliki sumber daya melimpah, khususnya crude palm oil (CPO), yang dapat dimanfaatkan untuk diversifikasi bahan bakar energi.
Pemerintah terus menggenjot hilirisasi komoditas sawit menjadi biodiesel B50. Langkah menghentikan ketergantungan terhadap impor solar.
Proyek ini menelan biaya USD7,4 miliar atau setara Rp123 triliun.
Pemerintah berencana menghentikan impor solar mulai 2026. Kebijakan itu akan ditopang oleh peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, khususnya setelah beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan milik PT Pertamina (Persero).