Kumpulan Berita
Tambahan produksi dari RDMP Balikpapan sebesar 5,8 juta kiloliter, impor bensin Indonesia tinggal 19 juta kiloliter.
Proyek ini menelan biaya USD7,4 miliar atau setara Rp123 triliun.
Pemerintah berencana menghentikan impor solar mulai 2026. Kebijakan itu akan ditopang oleh peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, khususnya setelah beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan milik PT Pertamina (Persero).
Indonesia akan mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada tahun 2026.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan Indonesia akan mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar pada 2026. Ditahun tersebut, Pemerintah resmi menghentikan impor solar.
RDMP Balikpapan akan menambah kapasitas produksi solar nasional lebih dari 100 ribu barel per hari.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia akan berhenti melakukan kegiatan impor Bahan Bakar jenis solar pada tahun 2026. Hal ini didorong dengan beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan milik PT Pertamina (Persero) pada 10 November 2025 ini.
Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah akan meluncurkan biodiesel dengan kandungan CPO 50 persen atau B50 pada semester 2 tahun 2026.