Kumpulan Berita
Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai dampak berganda (multiplier effect) yang dihasilkan dari aktivitas operasionalnya.
Sektor manufaktur Indonesia mencatat kinerja gemilang pada Februari 2026 dengan menembus level ekspansi tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, mendorong industri dalam negeri untuk lebih ekspansif dalam mengekspor produk unggulannya ke Amerika Serikat. Catatan Kadin, potensi nilai perdagangan Indonesia ke negeri Paman Sam tembus sedikitnya USD40 miliar.
Industri pembiayaan nasional tengah menghadapi dinamika yang semakin kompleks. Sejumlah tantangan membayangi kinerja pelaku usaha, mulai dari kewajiban pemenuhan modal inti, berakhirnya program restrukturisasi kredit, peningkatan rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF), hingga perlambatan pertumbuhan pembiayaan.
Ketersediaan gas nasional yang semakin terbatas berpotensi mengganggu operasional sejumlah sektor industri strategis
Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (The Indonesian Iron and Steel Industry Association/IISIA) menggaungkan pentingnya kedaulatan industri baja nasional.
Nusron Wahid mengungkapkan Indonesia kehilangan sekitar 554 ribu hektare lahan sawah dalam lima tahun periode 2019 hingga 2024.
Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja lapangan usaha (LU) industri pengolahan meningkat dan berada pada fase ekspansi (indeks >50 persen), tecermin dari PMI-BI kuartal IV 2025 sebesar 51,86 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 51,66 persen.