Kumpulan Berita
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada Mei 2026 tercatat sebesar 0,28 persen.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada kuartal I-2026 dinilai mencerminkan kebijakan pemerintah yang memperhatikan indikator makroekonomi
Terkendalinya inflasi saat ini membuktikan bahwa kekhawatiran sejumlah pengamat ekonomi mengenai risiko inflasi yang tidak terkendali tidak terbukti.
Health Trends 2026 Report dari Mercer Marsh Benefits (MMB), melaporkan bahwa biaya medis diperkirakan meningkat sebesar 12,5 persen di Asia dan 17,8 persen di Indonesia, jauh lebih tinggi dibandingkan proyeksi inflasi umum sebesar 2,5%.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menitikberatkan ketidakpastian global akibat perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran turut menekan rantai pasok.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Maret 2026 sebesar 3,48 persen. Angka ini melandai dari bulan sebelumnya yang mencapai 4,76 persen.
Kenaikan ini salah satunya dipengaruhi oleh efek dasar rendah (low-base effect), seperti yang terjadi pada inflasi tahunan Januari 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulanan sebesar 0,68 persen pada Februari 2026