Kumpulan Berita
Pembangunan infrastruktur berkelanjutan menjadi salah satu prioritas karena memberikan manfaat jangka panjang.
Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Boby Ali Azhari mengatakan pengerjaan proyek terowongan bawah tanah masih menghadapi tantangan dari aspek teknis pekerjaan hingga kompetensi sumber daya manusia (SDM) di dalam negeri.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk mendapat kontrak baru pengerjaan Daerah Irigasi (DI) Komering Sub DI Lempuing Fase 3 Paket I di Sumatera Selatan. Proyek tersebut senilai Rp318,54 miliar.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan pembangunan infrastruktur mencatat realisasi Rp142,1 triliun atau 35,32 persen dari pagu Rp402,4 triliun per 8 September 2025.
Kini dalam pembangunan infrastruktur juga mengedepankan ramah lingkungan.
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Sudjatmiko menilai, pentingnya sinergi lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur nasional.