Kumpulan Berita
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 174.694 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, beberapa di antaranya telah dinyatakan sembuh.
Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia telah memicu 13.449 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga 27 Agustus 2026. Untuk memperkuat penanganan kesehatan di daerah terdampak, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memobilisasi 848 tenaga kesehatan di tujuh provinsi terdampak karhutla.
Kemenkes mengungkapkan jumlah kasus ISPA di beberapa wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan semakin meningkat.
Paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan menjadi perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI
Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mulai mengalami peningkatan di sejumlah wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kemenkes juga mendistribusikan perlengkapan medis dan obat-obatan bagi masyarakat terdampak.