Kumpulan Berita
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakuan penutupan terhadap sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota karena dalam proses renovasi imbas kerusuhan demontrasi akhir Agustus lalu.
Jasa Marga selektif dalam menggarap proyek jalan tol baru, memprioritaskan 5 proyek di Pulau Jawa yang terkoneksi dengan jalan tol eksisting. Pertimbangan keuangan dan potensi ruas menjadi faktor utama investasi.
Jasa Marga menargetkan 5 proyek jalan tol di Jawa beroperasi bertahap mulai 2026. Proyek tersebut meliputi Tol Japek II Selatan, Akses Patimban, Jogja-Bawen, Probolinggo-Banyuwangi, dan Jogja-Solo. Pembangunan terus dikebut untuk memperkuat konektivitas dan ekonomi.
Direktur Utama Jasa Marga menegaskan kembali untuk mempercepat pemulihan beberapa GT di Ruas Cawang-Tomang-Pluit.
Seluruh gerbang tol dalam kota yang rusak imbas perusakan masa akan mulai beroperasi kembali pada 7 September 2025.
Jasa Marga mencatat 7 gerbang tol di Jakarta rusak akibat demo. Tiga sudah beroperasi dengan mobile reader. Perbaikan GT Pejompongan, Slipi 1, Slipi 2, Kuningan 1 terus diupayakan. Jasa Marga mohon maaf atas ketidaknyamanan.
Direktur Utama Jasa Marga memohon maaf atas penutupan sementara pada tujuh Gerbang Tol pada Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit.
Ketujuh gerbang tol yang terbakar, yaitu GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, dan GT Kuningan 1