Kumpulan Berita
Al-Rifai mengatakan badan PBB tersebut memiliki 16 sekolah di kamp tersebut.
Gambar dari tempat kejadian menunjukkan kawah besar dan bangunan rata dengan tanah.
Seorang pejabat militer Isaeli membenarkan adanya serangan terhadap kamp pengungsi Jabalia.