Kumpulan Berita
industri pelayaran mengatakan sejauh ini belum menerima peringatan tentang dugaan pungutan AS ini.
Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, mengatakan keputusan untuk perizinan kapal agar keluar dari Selat Hormuz ada di tangan otoritas Iran.
Kapal itu membawa 17 awak, dengan 4 di antaranya warga negara Indonesia (WNI).
Muatan tersebut terdiri atas Pertalite sebanyak 3.000 KL dan B40 sebanyak 3.000 KL
Pemantauan menyebutkan total 25 kapal melintasi Selat Hormuz pada Selasa, 14 April 2026.
Kapal tanker Indonesia saat ini menjadi sorotan karena belum dapat melintasi Selat Hormuz
Kapal tanker Indonesia di Selat Hormuz masih menjadi sorotan di tengah perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran
Profesi nahkoda kapal tanker kembali menjadi perhatian di tengah sorotan terhadap aktivitas pelayaran di Selat Hormuz