Kumpulan Berita
Kementerian Perhubungan mengungkapkan tantangan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan kapal KMP Tunu Pratama
Sebanyak 9 kapal tim pencari gabungan mencari keberadaan korban tenggelamnya kapal feri KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Kapal-kapal itu merupakan gabungan dari tim yang dikerahkan
KMP Tunu Pratama Jaya rute Ketapang Banyuwangi menuju Gilimanuk tenggelam di Selat Bali pada Rabu, 2 Juli 2025 kemarin. Saat ini, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 33 orang dengan rincian 29 orang selamat, dan 4 orang tewas.
ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengonfirmasi bahwa telah terjadi insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.
Kapal feri KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Kamis (3/7/2025) dini hari.
Sebanyak empat penumpang kapal feri KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan tewas, usai tenggelam di Selat Bali. Keempat korban informasinya ditemukan di perairan Bali pada pukul 08.00 WITA.
KMP Tunu Pratama Jaya rute Ketapang Banyuwangi-Gilimanuk tenggelam pada Rabu 2 Juli 2025 malam. Kapal tenggelam sekitar 25 menit setelah lepas jangkar.
Kapal feri di Selat Bali dilaporkan tenggelam saat menyeberang di perlintasan Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk, pada Rabu 2 Juli 2025 malam, sekira pukul 23.35 WIB.