Kumpulan Berita
Polisi menetapkan lima orang sipil sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya WAT (24), warga Depok, Jawa Barat. Penganiayaan tersebut dilakukan bersama seorang anggota TNI AL berinisial Serda M, yang kini telah ditahan oleh Polisi Militer TNI AL (Pomal).
Polisi mengungkap dugaan motif di balik penganiayaan terhadap dua pria berinisial WAT (24) dan DN (39) di Gang Swadaya Emas, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Insiden tersebut diduga dipicu oleh kecurigaan adanya transaksi narkoba.
Oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL), Serda M, diduga melakukan penganiayaan terhadap dua pria berinisial WAT (24) dan DN (39) di Gang Swadaya Emas, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Akibat insiden tersebut, korban WAT meninggal dunia.
Dua pria berinisial WAT (24) dan DN (39) diduga menjadi korban penganiayaan di Gang Swadaya Emas, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari. Polisi menyebut pelaku penganiayaan tersebut diduga merupakan oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL).
Dua pria berinisial WAT (24) dan DN (39) diduga menjadi korban penganiayaan di Gang Swadaya Emas, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, pada Jumat 2 Januari 2026 dini hari. Dalam peristiwa tersebut, korban WAT meninggal dunia.
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria, yang naik ke atap rumah warga di kawasan Ancol, Jakarta Utara, usai diteriaki maling oleh warga.
Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial I (63) tewas setelah dianiaya oleh tetangganya, SRM (49), di kawasan Koja, Jakarta Utara. Peristiwa tragis ini dipicu oleh aksi korban yang buang air kecil sembarangan di depan rumahnya.
Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, berinisial AR dijerat pasal berlapis usai menganiaya seorang kurir ekspedisi, saat pengantaran paket dengan sistem cash on delivery (COD).