Kumpulan Berita
BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi adanya lonjakan titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.
Bencana kebakaran hutan dan lahan lebih besar dari perang seperti tahun 2015 lalu.
Sebagian besar dari lahan yang terbakar itu dapat dipadamkan.
Kasusnya ditangani di berbagai Polres di Riau.
Dalam sepekan terakhir, kebakaran hutan dan lahan di 12 kabupaten/kota di Riau bertambah hingga 700 hektare.
Tim gabungan dan alat berat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan di Taman Wisata Alam, Kota Dumai, Riau.
Panglima Divisi Kostrad Mayjen TNI Agus R melakukan peninjauan kebakaran hutan di Provinsi Riau.
Karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air. Namun, kualitas udara di Indonesia masih sangat baik.