Kumpulan Berita
Geger kabar kebocoran sistem e-Visa Indonesia yang menyebabkan bocornya 3 juta data imigrasi. Kabar itu langsung dibantah Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi dan dipastikan hoaks.
Co-Founder Karsa-Siber, David Gilbert Hasudungan, mengatakan bahwa kebocoran data pribadi bisa terjadi karena hal-hal sederhana dalam aktivitas digital. Hal itu dipaparkannya dalam Seminar Insight Talks yang resmi dibuka di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jumat (6/12/2025).
Pemerintah harus memperkuat fondasi perlindungan data terlebih dulu sebelum mengimplementasikan sistem yang mengintegrasikan seluruh data
Ini tanggapan Valve mengenai dugaan kebocoran tersebut.
Bank Pembangunan Daerah (BPD) PT Bank DKI memastikan dana dan data nasabah tetap aman meski ada potensi kebocoran dana imbas gangguan layanan digital.
Sejauh ini belum jelas apakah masalah ini telah dilaporkan pada DeepSeek atau kebocoran tersebut telah diatasi.