Kumpulan Berita
Tingginya kecelakaan kapal sepanjang 2026 perlu diikuti dengan penguatan pengawasan serta standar keselamatan transportasi laut. Menurut Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat 601 operasi SAR akibat kecelakaan kapal selama Januari hingga 15 Agustus 2026, dengan jumlah korban mencapai 3.607 orang.
Keempat insiden tersebut yakni kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, kebakaran KMP Putri Yasmin, tenggelamnya KLM Nurulsalsa 01, serta insiden KM Prince Soya.
KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Madura pada Minggu 2 Agustus 2026 mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi.
Sebanyak 255 orang telah berhasil diselamatkan.
Kapal KM Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makasar mengalami kebakaran hebat pada Minggu (2/8). Peristiwa terjadi di perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii mengungkapkan, penghentian operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan merupakan keputusan bersama dengan pihak keluarga.
Dia mengatakan, dari jumlah keseluruhan WNI yang menjadi penumpang kapal, 23 orang telah dievakuasi dengan selamat.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan 23 Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil dievakuasi dari kecelakaan kapal di perairan barat Pulau Pangkor. Adapun kecelakaan ini dilaporkan terjadi pada 11 Mei 2026.