Kumpulan Berita
Tingginya kecelakaan kapal sepanjang 2026 perlu diikuti dengan penguatan pengawasan serta standar keselamatan transportasi laut. Menurut Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat 601 operasi SAR akibat kecelakaan kapal selama Januari hingga 15 Agustus 2026, dengan jumlah korban mencapai 3.607 orang.
Puluhan penumpang terombang-ambing di laut setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di Teluk Bone, Perairan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Sabtu 14 Februari 2026.
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan pemerintah akan mengevaluasi berulangnya kasus kereta anjlok yang belakangan terjadi.
Sebanyak sembilan orang nelayan yang menumpang KM Erdogan yang mengalami mati mesin, di perairan Pulau Dae, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu 21 Juni 2025.
Kapal trol bertabrakan dengan kapal pompong di Togok Parit 9, Pangkalan Babu, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir ilir, Kabupaten Tanjungjabung (Tanjab) Barat, Jambi.
Nasib nahas dialami seorang nelayan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Darmo (32).
Kecelakaan disebabkan dua longboat balapan di tengah laut hingga bertabrakan.
Data dari SAR, sudah sembilan orang ditemukan meninggal dunia.