Kumpulan Berita
Polisi menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus tabrakan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Saat ini, kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.
Sebuah truk tronton mengalami kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di turunan layang Slipi, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026). Kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh kegagalan sistem pengereman.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi terjadinya insiden kecelakaan, yang menimpa dua bus rombongan jemaah haji asal Indonesia di Arab Saudi pada 28 April lalu. Bus tersebut mengangkut jemaah dari kloter Surabaya 2 dan kloter Jakarta 1.
Peristiwa kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan korban. Salah satunya dirasakan oleh rekan dari Nur Alimantun Citra Lestari (19), mahasiswi STMA Trisakti, dan Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), karyawan di salah satu stasiun televisi swasta.
Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur tak hanya menyisakan kerusakan parah, tetapi juga trauma mendalam bagi para korban selamat. Salah satunya, Desi Budianti (50), yang mengaku ?? ngilu” melihat kondisi korban lain di lokasi kejadian.
Pengemudi diduga tidak hati-hati sehinggga kendaraan terus melaju menabrak pejalan kaki selanjutnya menabrak etalase depot air minum.
Kecelakaan tersebut kata dia melibatkan empat mobil. Namun dia memastikan tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan beruntun tersebut.
Pengendara motor menabrak belakang bagian bus yang sedang berhenti di halte Stasiun Lenteng Agung.