Kumpulan Berita
Makanan ultraproses (UPF) kaya lemak, gula, garam, dan perasa tambahan, berisiko obesitas, defisiensi nutrisi, dan penyakit jangka panjang pada anak. Tips: periksa label, pilih makanan segar, batasi jajan kekinian, minum air putih.
Ikan lokal Indonesia ternyata memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dari salmon dengan harga lebih murah. Beberapa ikan seperti mujair, tongkol, kembung, sarden, dan tuna adalah pilihan tepat untuk memenuhi kebutuhan protein anak dan keluarga.
Pemberian Makanan Pendamping ASI atau MPASI tidak semudah yang dibayangkan. Terdapat tehnik tersendiri, sesuai usia dan kesiapan anak.
Keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) berulang dan berbahaya bagi anak. Dampaknya meliputi masalah neurologis, perilaku, kerusakan organ, dan keterlambatan perkembangan. Orang tua harus waspada terhadap asupan anak.
Kasus keracunan massal anak SD usai konsumsi ikan hiu goreng picu kekhawatiran. Dokter IDAI ingatkan bahaya merkuri pada ikan laut tertentu, terutama bagi anak-anak. Hindari konsumsi ikan hiu karena kandungan merkuri tinggi bisa sebabkan masalah kesehatan serius.
Kasus penyakit ginjal pada anak meningkat. Transplantasi ginjal menjadi solusi terbaik, namun penuh tantangan: koreksi urologi, pencegahan infeksi, penyesuaian imunosupresi. Dukungan keluarga & gaya hidup sehat juga krusial.
Anak gemuk sering dianggap sehat, padahal bisa jadi obesitas. Orang tua perlu waspadai asupan anak, hindari gula berlebih. Berat badan ideal anak adalah seimbang, bukan kegemukan. Konsultasi dokter jika khawatir berat badan anak turun.
Kemenkes siapkan regulasi sugar tax untuk menekan obesitas anak di Indonesia yang mengkhawatirkan. Survei di Jakarta menunjukkan 30% anak sekolah obesitas. Orangtua diimbau awasi asupan gula anak.