Kumpulan Berita
Presiden RI Prabowo Subianto batal menghadiri acara peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU), yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memulihkan posisi Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sebagai ketua umum definitif. Keputusan itu tertuang dari hasil Rapat Pleno yang dipimpin Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa pertemuan antara Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan serta menjaga keharmonisan di internal kepengurusan NU.
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menduga konsesi tambang bisa saja menjadi salah satu pemicu konflik internal yang belakangan ini mencuat. Namun, ia menegaskan bahwa isu tersebut hanyalah salah satu dari berbagai persoalan yang ada.
Pengurus PBNU kubu Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya akan menggelar rapat pleno pada Kamis 11 Desember 2025 besok. Diketahui, pleno digelar usai adanya penunjukan Pj Ketua Umum (Ketum) PBNU Zulfa Mustofa.
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar secara resmi membuka Rapat Pleno PBNU di Hotel Sultan, Jakarta, pada Selasa (9/12/2025) malam.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, menyebut pengurus PBNU banyak yang menerima ancaman. Ancaman ini bukan hanya menyasar sosok-sosok pengurus PBNU yang kerap tampil di media.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menegaskan bahwa Rapat Harian Syuriyah PBNU yang disebut-sebut menghasilkan keputusan pemberhentian dirinya dari jabatan Ketua Umum PBNU tidak sah, karena tidak sesuai dengan aturan organisasi.