Kumpulan Berita
Padahal luas Kerajaan Pajajaran hanya sepertiga atau seperdelapan Pulau Jawa.
Bhre Wirabhumi memimpin Kerajaan Majapahit sisi timur usai peperangan Paregreg.
Tawaran perdamaian itu dilayangkan oleh Raja Mataram sepeninggal Sultan Agung, yakni Sultan Amangkurat I.
Hal ini membuat Arya Panangsang mulai memiliki banyak musuh, salah satunya Ratu Kalinyamat.
Amangkurat I naik takhta menggantikan ayahnya Sultan Agung.
Tetapi konon peralihan kekuasaan ini membuat masa kejayaan Kerajaan Mataram surut.
Sayang, pembangunan infrastruktur itu tak dibarengi dengan penguatan keamanan.
Cerita huru-hara raja dengan istrinya itu diceritakan dalam Babad Prayud karya Yasadipura.