Kumpulan Berita
Penghargaan itu membuat Agus Hernoto menyamai jejak Jenderal TNI (Purn) LB Moerdani alias Benny Moerdani.
Selain itu, sebelum bertemu Yani, Sarwo pernah mendaftar menjadi heiho (pembantu tentara). Tugas Sarwo hanya memotong rumput serta membersihkan WC dan tempat tidur tentara Jepang.
Setelah di Cilacap, siswa kembali mendapat latihan yang cukup berat, yaitu Tahap Rawa Laut atau kemampuan berinfiltrasi melalui rawa laut.
Meskipun cenderung diam dan tertutup, mampu memberikan perasaan aman dan perlindungan kepada Hartini dan orang-orang di sekitarnya.
Namun dalam operasi penangkapan para petinggi GAM, Sutiyoso melakukannya tanpa meletuskan satu butir peluru dari moncong senjatanya.
Anggota Sandi Yudha Kopassus itu harus melewati pos penjagaaan dan pemeriksaan aparat selama perjalanan. Saat melintas, dirinya kerap diminta jatah durian.
Keberanian dan sikap teguh anggota Kopassus Kolonel Inf. Agus Hernoto dalam menjalankan misi operasi, menjadikannya sebagai legenda pasukan baret merah.