Kumpulan Berita
Aparat gabungan TNI-Polri terus melakukan penegakan hukum kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dan memutus jaringan senjata dan amunisi.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto mengungkapkan identitas 4 anggota KKB tersebut.
Demerina merupakan salah satu dari sembilan warga yang dilaporkan menjadi korban penculikan oleh kelompok bersenjata di Distrik Jila pada 17 Agustus 2026.
Baku tembak bermula saat pasukan TNI memperoleh informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata OPM Kodap VIII/Intan Jaya pimpinan Daniel Aibon Kogoya di sekitar wilayah.
Operasi penghancuran ini dilakukan segera setelah Satgas Habema menyelesaikan pengintaian titik koordinat markas Kodap III milik KKB.
Paket tersebut atas nama Weminus Wandik (W W) yang dikirim Senin, 21 September 2026, dari Sentani menuju Wamena, dengan menggunakan pesawat Cargo Trigana Air.
Jenderal Kopassus ini menjelaskan, dari pemeriksaan tersebut, Abdon mengaku telah tiga kali mentransfer uang kepada seseorang berinisial BA untuk membeli senjata api.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto menyampaikan pasukan Koops Habema terlibat kontak senjata dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada Senin 21 September 2026.