Kumpulan Berita
Operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi intelijen yang menunjukkan adanya aktivitas kelompok bersenjata OPM di bawah pimpinan Lamek Taplo.
Operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi intelijen yang menunjukkan adanya aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di bawah pimpinan Lamek Taplo.
Diketahui, Koops Habema merupakan gabungan pasukan khusus dari tiga matra di TNI, yakni TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.
Meskipun tidak dibahas dalam pertemuan, Kemhan RI mengapresiasi apabila memang ada penangkapan dan juga penyampaian informasi berkaitan pasokan senjata ke KKB.
Pihaknya telah memperkuat pengamanan di wilayah Nabire Barat. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kondusif dan dalam pengendalian aparat.
Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, mengatakan, 14 anggota OPM yang tewas berasal dari kelompok pimpinan Undius Kogoya.
Pihaknya berhasil mengamankan dokumen rahasia milik KKB. Namun dia tidak menjelaskan isi dokumen tersebut.
Menghadapi situasi tersebut, prajurit TNI dengan terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur pertempuran.